Pemikirian Terakhir
Telah banyak hal yang telah dijelaskan dalam memperkuat dan mempertahan pengendalian diri seorang manusia dalam buku ini, itu semua dilakukan dengan ilmu kekuatan tekad. Pengalaman yang diberikan buku ini mengajarkan kita tentang sesuatu dan tantangan tekad kekuatan, mengenali kapasitas alami diri sendiri untuk pengendalian diri. Selain itu, buku ini pun memberikan pelajaran berupa bantuan untuk kita dalam memahami kegagalan dan memberika solusi untuk mengatasinya, serta memberi tahu kita sesuatu tentang apa artinya menjadi seorang manusia.
Buku ini menjelaskan bahwa seorang manusia memiliki beberapa jati diri. Pertama, jati diri yang ingin kepuasan sesaat, kedua jati diri dengan tujuan yang lebih tinggi. Pengendalian diri merupakan masalah dalam memahami bagian – bagian yang berbeda dari diri kita sendiri. Dalam pengendalian diri biasanya kita sering menggunakan rasa negative untuk mengcover hal tersebut, seperti rasa bersalah, stress, malu – padahal hal seperti itu tidaklah berfungsi. Tetapi hal yang harus dilakukan sebenarnya adalah menyatukan dua persaingan jati diri menjadi satu.
Kekuatan untuk memperhatikan merupakan rahasiah pengendalian diri yang lebih besar. Memperhatikan akan melatih otak untuk berahati-hati saat akan membuat pilihan, bukan secara gegabah. Definisi terbaik dari kekuatan tekad yaitu kesadaran diri, yang merupakan jati diri yang selalu dapat diandalkan untuk membantu kita melakukan hal – hal sulit, dan apa yang paling penting untuk dilakukan.
Komentar
Posting Komentar