Saya Akan, Saya Tidak Akan, Saya Ingin: Apakah yang Dinamakan Kekuatan Tekad, dan Mengapa Itu Pentin
Saya akan merupakan
kemampuan untuk melakukan apa yang perlu dilakukan. Saya akan dan saya tidak
akan merupakan sama – sama bentuk dari pengendalian diri namun tidak
menggambarkan kekuatan tekad. Untuk menjalankan pengendalian diri yang
sesungguhnya diperlukan sebuah motivasi, motivasi itu adalah saya ingin. Tetapi
Saya Akan, Saya Tidak Akan, Saya Ingin merupakan hal yang bisa dimanfaatkan
menjadi sebuah Kekuatan Tekad yang akan membantu dalam menggapai tujuan dan
menghindari sebuah masalah.
Manusia memiliki kekuatan
tekad karena membutuhkan peningkatan dalam pengendalian diri. Kebutuhan akan
menyesuaikan diri, bekerja sama, mempertahankan hubungan jangka panjang membuat
otak mendapatkan tekanan untuk mengembangkan strategi pengendalian diri.
Sehingga kita memiliki kekuatan tekad yaitu sebuah kemampuan untuk
mengendalikan dorongan diri yang membuat menjadi manusia yang sepenuhnya.
Bagian otak manusia yang
bekerja terhadap tekanan jangka akibat dari kekuatan modern adalah bagian
korteks prefrontal yang merupakan sebuah tempat saraf di belakang dahi dan
mata. Korteks prefrontal ini bekerja dalam pengendalian fisik; berjalan,
berlari, menjangkau, mendorong – semacam pengendalian diri. Ketika korteks
prefrontal berkembang, bagian otak ini akan membuat control baru yaitu ,
mengendalikan apa yang diminati, apa yang dipikirkan, bahkan bisa mengentrol
bagaimana perasaan. Korteks prefrontal ini memiliki tiga bagian penting yang
menjelaskan fungsi dari saya akan, saya tidak akan, dan saya ingin.
Bagian pertama berada di
dekat sisi kiri atas dari korteks prefrontal , yang bekerja pada kekuatan “Saya
Akan”. Bagian ini dapat berguna bagi manusia dalam mempertahankan diri ketika
dihadapkan dalam tugas - tugas yang sulit, membosankan, atau stress. Bagian
kedua, terdapat pada sisi kanan yang menangani kekuatan “ Saya Tidak Akan”,
bagian otak ini sangat luarbiasa. Kita bisa melihat kerjanya yaitu ketika kita
dalam sebuah perjalanan lalu kita membaca pesan yang masuk, namun tetap mata
kita masih bisa fokus menatap jalan raya. Kedua bagian otak ini mengendalikan
apa yang kita kerjakan. Bagian ketiga, bertempat di sedikit lebih rendah dan
berada di tengah prefrontal korteks, otak ini bekerja dengan mengingatkan
tujuan dan keinginan yang ingin diraih. Bagian otak ini menentukan apa yang
diinginkan.
Dalam mencapai kekuatan
tekad harus mengenali aturannya terlebih dahulu pertama, kenali diri sendiri
karena tanpa mengenali diri sendiri sistem pengendalian diri sendiri akan sia –
sia. Selain itu, latilah otak kita untuk mendapatkan kekuatan tekad, latihan
otak yang bisa dilakukan adalah dengan bermeditasi secara buruk karena itu
merupakan hal yang bagus untuk control diri. Dengan bermeditasi buruk membuat
otak terlatih untuk lebih fokus. Selain itu, dengan bermeditasi buruk akan
mengembalikan diri yang melangkah jauh dari tujuan akan kembali fokus
mengarahkan dirinya sendiri untuk mencapai pada tujuan yang telah ditentukan.
Komentar
Posting Komentar